Pentas Seni Meriahkan HUT Ke-80 PGRI dan HGN 2025 SDN 4 Way Laga.
BUTUAH NEWS - Selasa, 25 November 2025 Pentas Seni Memperingati Hari Guru dengan tema “Guruku Pelita Kebinekaan Pembawa Cahaya Keberagaman”. Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November merupakan momentum penting untuk menghargai dedikasi dan pengabdian para guru. Salah satu cara untuk mengekspresikan rasa terima kasih dan menghargai karya para guru adalah melalui pentas seni.Kegiatan Pentas Seni ini diselenggarakan oleh siswa-siswi dan warga sekolah SDN 4 Way Laga. Acara ini menampilkan berbagai pertunjukan seni dari kelas 1 sampai kelas 6, seperti: 1A Tari Saman, 1B Tarian Orang Hutan, 2A Bungong Jeumpa, 2B Tarian Ampar-Ampar Pisang, 3A Tarian Jali-Jali, 3B Tari Dindig Badinding, 4A Tari Modern Dance, 4B Drama Musikal Horor, 4C Tari Modern Dance, 5A Lagu Hymne Guru Pianika, 5B Tari Melayu, 6A Tari Bollywood, 6B Tari Kreasi Hari Guru. Tujuan Pentas SeniPentas seni ini bertujuan untuk:1. Menghargai dedikasi dan pengabdian para guru2. Meningkatkan kreativitas dan bakat siswa3. Membangun kebersamaan dan solidaritas antara guru dan siswa4. Menyebarkan kesadaran akan pentingnya peran guru dalam pembelajaran siswa
Baca SelengkapnyaKepala SDN 4 Way Laga Hadiri HUT Ke-80 PGRI dan HGN 2025 Tingkat Provinsi Lampung
BUTUAH NEWS - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandar Lampung, hadiri peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 tingkat Provinsi Lampung, di Lapangan Merdeka, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Selasa, 25 November 2025.Rombongan dipimpin Ketua PGRI yang diwakili Wakil Ketua Gunawan Wibisono, S.Pd., M.M, itu mengikuti upacara bersama perwakilan PGRI kabupaten/kota se-Provinsi Lampung yang dipimpin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.Selain itu Kepala Sekolah SDN 4 Way Laga KHOTMIR, S.Pd pun hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Kehadiran perwakilan PGRI Kota Bandar Lampung untuk mengikuti peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 tingkat Provinsi Lampung, di sini sebagai bentuk apresiasi terhadap guru,” ujar Khotmir di Gunung Sugih, Selasa.Kepala Sekolah SDN 4 Way Laga itu mengatakan, peringatan HUT PGRI dan HGN ini menjadi momentum penting merefleksikan kembali peran guru dalam membangun karakter muda, terlebih di tengah era digital seperti saat ini.“Sebagai guru, kami sangat bangga bisa ikut serta mencerdaskan anak-anak bangsa. Sementara mengikuti upacara hari ini merupakan komitmen kami dalam mewujudkan cita-cita proklamasi NKRI,” ujarnyaBahagiaSementara itu, Ketua PGRI Lampung, Dr. Drs. Sulpakar, M.M, mengaku Bahagia dapat mengikuti upacara HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 bersama para guru dan tenaga kependidikan se-Provinsi Lampung, di Lampung Tengah.PGRI yang kini menginjak usia delapan dasawarsa, kata dia yang juga Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, harus selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).“Kesempatan ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang mendukung kegiatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 yang dipusatkan di Lampung Tengah. Guru Hebat Indonesia Kuat,” kata dia.Seperti diketahui, usai mengikuti upacara di Lapangan Merdeka, perwakilan PGRI se-Lampung mengikuti ramah tamah bersama Gubernur Lampung, di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Gunung Suguh Lampung Tengah.
Baca SelengkapnyaPenampilan Kreasi Budaya Kelas 4C SDN 4 WAY LAGA
BUTUAH NEWS - SD Negeri 4 Way Laga menggelar kegiatan rutin Pentas Seni , Jumat ( 7/11/2025 ) Acara ini menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat seni dan kreativitas mereka.Hari ini jadwal Kelas 4C yang menampilkan berbagai penampilan mulai dari Tarian kesenian tradisional,dan persembahan sebuah lagu Acara Di Bawakan Oleh MC dari siswa kelas 4C yaitu Ahmad Tono Albari dan RT.Iqra Zanobia Ariska. Adapun penampilan diawali dengan membaca ayat suci Al Qur'an yang dibacakan oleh Salsa dan Saritilawah Sehan.Kemudaian acara pertama penampilan Paduan Suara yang diikuti oleh semua siswa yang berjudul "Sang Bumi Ruwai Jurai" Tari Penampilan kedua tari Tradisional Sayang Selayak yang berasal dari daerah Sumatera Selatan yang dibawakan oleh 9 Orang Siswa yaitu Salsa,Yona,Iqra,Romauli,Sersa,Rahma,Laela,Sakila,Sersa. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan yang ketiga yaitu tari tradisional Tari Kecak di bawakan oleh 15 orang siwa,selanjutnya penampilan ke empat yaitu tari Kreasi Timur ke Barat yang di bawakan 7 orang siswa yaitu Alby,Radit,Vino,Sehan,Attaya,Tio,Denis.Penampilan kelima tari kreasi Upin Ipin yang dibawakan oleh Sersa,Andini,Sakila,Farhan,Uli,Bilal,Dea.Penampilan terakhir yaitu Drama Malin Kundang yang dibawakan oleh Salsa,Radit,Yona,Dede,Zaki,Rania,RaffaPada saat pementasan drama Malin Kundang semua siswa antusias menyaksikannya karena lucu dan unik melihat penampilan dari siswa yang memukau.Pentas seni ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat, melatih keberanian tampil di depan umum, serta mempererat solidaritas antar sesama. Sejumlah penonton tampak antusias dan memberikan tepuk tangan meriah di setiap penampilan.Kepala SDN 4 Way Laga menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan rutin tersebut. “Pentas seni ini menjadi bukti bahwa siswa SDN 4 way Laga tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kaya potensi di bidang seni,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kreativitas dan kebersamaan yang ditampilkan mencerminkan karakter siswa yaitu BUTUAH ( Berkarakter, Unggul, Teladan, Unik, Agamis,dan harmonis).
Baca SelengkapnyaAnak-anak Kelas 4B Suasana Meriah dan penuh semangat di Pentas Seni Jumat Kreasi
BUTUAH NEWS - Kelas 4B SDN 4 Way Laga kembali berhasil memukau dalam Pentas Seni Jumat Kreasi, dengan menampilkan rangkaian pertunjukan kreatif yang penuh semangat dan keceriaan.Acara dibuka dengan menari Gambang suling asal Jawa Barat oleh Ayu Zulfa, Azzahra Amelia, Febi Nur Aini, Anggun, Thalita, syafira.Selanjutnya, tarian kreasi khas Papua oleh Abizard, Adrian, Ade Ahmad, Pragil, Aska. Suasana semakin meriah dengan penampilan Pidato Bahasa Inggris beserta artinya yang berjudul Memperkenalkan Indonesia kepada Dunia yang disampaikan oleh M. Alif dan Ayu Zulfa.Lalu penampilan selanjutnya yaitu Bersholawat yang berjudul Habibi ya Muhammad yang dilantunkan oleh Abizard dan Ahmad Rezky Serta penampilan yang terakhir yaitu tarian Khas dari India yang mengutip dari film "Mohabetein" yang berjudul "Ahkein Kuli Hoya hoben".Seluruh penampilan menunjukkan kepercayaan diri dan bakat luar biasa dari para siswa.Persiapan menuju pentas juga tak kalah menarik. Selama seminggu, anak-anak berlatih dengan giat, bahkan membuat properti serta kostum mereka sendiri. Bahkan Wali murid pun ikut turut membantu dengan penuh semangat, mulai dari menyiapkan perlengkapan hingga mendukung jalannya latihan. Kerja sama antara siswa, guru, dan orang tua ini membuat suasana persiapan semakin hangat dan menyenangkan.Pada hari pelaksanaan, antusiasme wali murid sangat terasa. Tepuk tangan dan sorakan riuh mengiringi setiap penampilan, menambah semangat anak-anak di atas panggung. Dari pembawaan acara, gerakan tari yang kompak serta berpidato pun semua penampilan sukses mencuri perhatian.Pentas Seni Jumat Kreasi bukan hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana membangun kreativitas, melatih kepercayaan diri, serta mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan orang tua. Keceriaan anak-anak dan dukungan seluruh warga sekolah menjadikan acara ini sebuah momen indah yang tak terlupakan.
Baca SelengkapnyaKegiatan OUNTING CLASS 1B SDN 4 WAY LAGA Di Taman Wisata Jati Agro
BUTUAH NEWS - Bandar Lampung, Jumat 24 oktober 2025, Peserta Didik Kelas 1B SDN 4 WAY LAGA Bandar Lampung melaksanakan kunjungan edukasi Jati Agro Farming yang terletak di Jatimulyo, Lampung Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta didik kelas I dan didampingi oleh 5 dewan guru. Seluruh Peserta Didik Kelas I sudah berkumpul di sekolah pada pukul 07.00 dan mengikuti apel keberangkatan.dengan mengunjungi Jati Agro Farming yang terletak di Jatimulyo. Disini peserta didik dapat menikmati keindahan alam dan mendapatkan edukasi tentang perkebunan dan pembibitan tumbuhan. Disini juga peserta didik mengikuti kegiatan seperti senam dan mewarnai bersama ibu dan dilanjutkan dengan berenang. Pada pukul 11.30 peserta didik selesai praktik renang dan makan siang, mereka bersiap untuk kembali ke sekolah.
Baca SelengkapnyaMemukau, Pentas Seni Kelas Budaya 4A
Anak-anak Kelas 4A Memukau di Pentas Seni Jumat KreasiSDN 4 Way LagaKelas 4A SDN 4 Way Laga kembali berhasil memukau dalam Pentas Seni Kreasi Jumat, 24 Oktober 2025 , dengan menampilkan rangkaian pertunjukan kreatif yang penuh semangat dan keceriaan.Acara dibuka oleh MC Hadi Hamizan Azka dan Michelle Keyzia Putri acara yang pertama dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Wanda Aulia Riska serta saritilawah oleh Chelsea Adelia. Dilanjutkan dengan Tarian Zapin Melayu berjudul oleh Anindita Keysha, Bilqis Ufaira Janna, Cahaya Asila, Kania Azzahra Yusuf, dan Keysha Adinda Safitri, kemudian dilanjutkan dance oleh Arsya Hibby Rizqullah, Azi Ravaldo, Davico Sepdias, Gibran Ramadhan Waynur, Hadi Hamizan Azka, M. Ilham Wijaya, Revan Alfariz Andrian, dan M. Daffa Ceza P. Dilanjutkan tari Paris Berantai oleh Khanza Talita Putri, Khoirun Nisa, Michelle Keyzia Putri, Nakesia Septiadinata, dan Nur'aini Oktavia, hingga dance Fortune cookies oleh Aniq, Anisah Fitri, Chelsea Adelia, Suci Elvina, dan Zahra SakilaSelanjutnya, Hadi Hamizan Azka, Keysha Adinda Safitri dan Khanza Talita Putri memainkan Pianika dengan lagu berjudul "Tanah Air", Suasana semakin meriah dengan penampilan Zahra Sakila yang menyanyikan lagu “Cinta Untuk Mama”. Seluruh penampilan menunjukkan kepercayaan diri dan bakat luar biasa dari para siswa.Persiapan menuju pentas juga tak kalah menarik. Selama seminggu, anak-anak berlatih dengan tekun, bahkan membuat properti serta kostum sendiri. Wali murid turut membantu dengan penuh semangat, mulai dari menyiapkan perlengkapan hingga mendukung jalannya latihan. Kerja sama antara siswa, guru, dan orang tua ini membuat suasana persiapan semakin hangat dan menyenangkan.Pada hari pelaksanaan, antusiasme wali murid sangat terasa. Tepuk tangan dan sorakan riuh mengiringi setiap penampilan, menambah semangat anak-anak di atas panggung. Dari gerakan tari yang kompak hingga ekspresi pantomim yang menghibur, semua penampilan sukses mencuri perhatian.Pentas Seni Jumat Kreasi bukan hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana membangun kreativitas, melatih kepercayaan diri, serta mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan orang tua. Keceriaan anak-anak dan dukungan seluruh warga sekolah menjadikan acara ini sebuah momen indah yang tak terlupakan.
Baca Selengkapnya