TRIGATRA BANGUN BAHASA: SDN 4 WAY LAGA LESTARIKAN BAHASA LAMPUNG
20 October 2025

BUTUAH NEWS - Upacara Bendera rutin di hari Senin di SDN 4 Way Laga hari ini tanggal 20 Oktober 2025 berlangsung khikmad. Kelas 6B Bertindak sebagai petugas upacara.Kepala Sekolah SDN 4 Way Laga KHOTMIR,S.Pd selaku pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan sangat mengapresiasi petugas upacara yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan berharap dapat lebih tertib dan disiplin lagi saat upacara atau kegiatan yang lain baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan rumah. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa dalam rangka melaksanakan TRIGATRA BANGUN BAHASA mulai minggu ini setiap hari para siswa menghapalkan kosa kata Bahasa Lampung dari wali kelas masing-masing. Jika sudah pandai dalam kosa kata Lampung, siswa siswi akan dilatih untuk berbicara dengan menggunakan dengan bahasa daerah yaitu Bahasa Lampung. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan agar siswa siswi dapat selalu melestarikan Bahasa Lampung.  Untuk kedepannya dengan ada nya kegiatan ini pada awal Januari 2026 para siswa siswi SDN 4 Way Laga akan berbicara bahasa Lampung di lingkungan sekolah setiap hari Rabu. Khotmir, S.Pd menambahkan bahwa mempelajari bahasa Lampung bermanfaat untuk menjaga dan melestarikan identitas budaya dan warisan daerah, meningkatkan kemampuan komunikasi lisan dan tulisan, serta memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan akan budaya Lampung. Selain itu, mempelajari bahasa daerah juga dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif, serta melestarikan nilai-nilai filosofi yang terkandung di dalamnya. 

Baca Selengkapnya
Pentas Seni Budaya Nusantara Kelas 5B
18 October 2025

BUTUAH NEWS - SD Negeri 4 Way Laga menggelar kegiatan rutin Pentas Seni , Jumat ( 17/10/2025 ) Acara ini menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat seni dan kreativitas mereka.Hari ini jadwal Kelas 5B yang menampilkan berbagai penampilan mulai dari Tarian kreasi modren, kesenian tradisional barongsai,tari tradisional,dan persembahan sebuah lagu  Acara Di Bawakan Oleh  MC dari siswa kelas 5B yaitu Annisa syifana putri dan Najwa Kurniasih. Adapun Tari kreasi modren yang di tampilkan adalah Tari kreasi Abang jago  yang dibawakan oleh 6 Orang Siswa. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan  yang kedua yaitu tari tradisional barongsai di bawakan oleh 4 orang siwa.selanjutnya penampilan ke tiga yaitu tari tradisional yang berjudul bongo jumpo berasal dari Aceh di bawakan 5 orang siswi.dan yang terahir penampilan sebuah lagu yg berjudul 'Ibu' diciptakan dan dipopulerkan  oleh Hadad Alwi.Pada saat pementasan tarian barongsai semua siswa antusian menyaksikannya karena lucu dan unik melihat penampilan dari siswa arjuna,rama maula,dan farrel yang memukau.Dan penampilan terahir juga sebuah lagu membuat terharu dan sedih karena lagu tersebut bercerita tentang seorang Ibu.Pentas seni ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat, melatih keberanian tampil di depan umum, serta mempererat solidaritas antar sesama. Sejumlah penonton tampak antusias dan memberikan tepuk tangan meriah di setiap penampilan.Kepala SDN 4 Way Laga menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan rutin tersebut. “Pentas seni ini menjadi bukti bahwa siswa SDN 4 way Laga tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kaya potensi di bidang seni,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kreativitas dan kebersamaan yang ditampilkan mencerminkan karakter siswa yaitu BUTUAH ( Berkarakter, Unggul, Teladan, Unik, Agamis,dan harmonis).

Baca Selengkapnya
Memukau Panggung Butuah SDN 4 Way Laga Melalui Ajang Pentas Seni Jumat Kelas 5A
10 October 2025

SD Negeri 4 Way Laga menggelar kegiatan rutin Pentas Seni (Pensi),  Jumat ( 10/10/2025 ) Acara ini menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat seni dan kreativitas mereka.Kali ini jadwal Kelas 5A yang menampilkan berbagai penampilan mulai dari Tarian Tradisional, Drama Musical, dan Pantun Melody. Acara Di Bawakan Oleh  MC dari siswa kelas 5A yaitu Ariska Putri dan Aira Sebening Mbun. Adapun Tari Tradisional yang di tampilkan adalah Tari kreasi Cak Culai Nabui Nabui berasal dari Lampung  yang dibawakan oleh 5 Orang Siswi. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan  yang kedua yaitu Pantun Melody dengan iringan lagu Andeca Andeci yang dipopulerkan oleh Grup Warkop DKI, dan ditutup dengan penampilan apik Drama Musical siswa siswi kelas 5A yang berjudul sayur dan buah, yang menceritakan tentang pentingnya makan sayur dan buah baik untuk kesehatan tubuh.Pentas seni ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat, melatih keberanian tampil di depan umum, serta mempererat solidaritas antar sesama. Sejumlah penonton tampak antusias dan memberikan tepuk tangan meriah di setiap penampilan.Kepala SDN 4 Way Laga menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan rutin tersebut. “Pentas seni ini menjadi bukti bahwa siswa SDN 4 way Laga tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kaya potensi di bidang seni,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kreativitas dan kebersamaan yang ditampilkan mencerminkan karakter siswa yaitu BUTUAH ( Berkarakter, Unggul, Teladan, Unik, Agamis, Harmonis )Menurut salah seorang guru pendamping, kegiatan ini juga melatih kerja sama tim dan kedisiplinan siswa. “Anak-anak berlatih berhari-hari untuk tampil maksimal, dan hasilnya benar-benar membanggakan,” ucapnya.

Baca Selengkapnya
MENJADI SISWA BERKARAKTER UNGGUL
06 October 2025

BUTUAH NEWS - Upacara bendera rutin pada hari Senin, 6 Oktober 2025 berjalan dengan tertib dan khidmat. Pada upacara pagi ini yang bertindak sebagai petugas upacara yaitu kelas 5B . CINDY HERPITA SARI, S.Pd wali kelas 3A bertindak sebagai pembina upacara pagi ini menyampaikan amanat yang bertemakan “ MENJADI SISWA BERKARAKTER UNGGUL”.Pada dunia pendidikan saat ini tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tapi juga karakter yang kuat dan unggul.Menjadi siswa berkarakter unggul artinya memiliki sikap yang baik, tangguh dalam menghadapi tantangan, serta mampu menjaga integritas dan tanggung jawab. Tidak cukup hanya pintar di atas kertas, tapi juga harus bisa menunjukkan sikap jujur, disiplin, peduli, dan menghargai sesama.Karakter unggul itu dibentuk dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan dengan konsisten. Seperti datang tepat waktu, mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, tidak menyontek, sopan terhadap guru, dan saling menghargai antarteman. Hal-hal ini mungkin tampak sederhana, tapi justru inilah fondasi dari pribadi yang hebat.Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, tapi juga tempat untuk menempa diri menjadi manusia yang utuh. Siswa yang berkarakter unggul akan lebih mudah diterima di masyarakat, dihargai, dan dipercaya di mana pun berada.Oleh karena itu, mari kita jadikan setiap hari di sekolah sebagai kesempatan untuk tumbuh dan memperbaiki diri. Kita bisa mulai dari hal-hal kecil: berkata jujur, menjaga kebersihan, disiplin belajar, dan saling menyemangati satu sama lain.

Baca Selengkapnya
SDN 4 Way Laga lantik 123 Siaga jadi Penggalang
27 September 2025

BUTUAH NEWS_Pangkalan Radin Inten II dan Putri Malintan SDN 4 Way Laga melaksanakan upacara prosesi perpindahan Siaga ke Penggalang.Acara berlangsung pada hari Sabtu,27 September 2025 di lapangan SDN 4 Way laga.Acara perpindahan ini merupakan upacara dalam Gerakan Pramuka yang menandai perubahan golongan dari Siaga ke Penggalang,yang umumnya didasarkan pada pencapaian usia 11 tahun dan bukan selalu menyelesaikan SKU Siaga.Pembina Siaga SDN 4 way Laga Ibunda Komariyah Agustina,S.Pd.Gr dalam sambutannya dengan penuh haru dan bangga bisa mengantarkan Ananda-anandanya menuju Tingkat golongan Pramuka lebih tinggi.Rasa Lelah selama membina Ananda-anandanya selama ini di pangkalan terbayar sudah dengan bisa mengantarkan mereka untuk menuju Pendidikan keperamukaan Penggalang yang penuh dengan tantangan.Beliau berpesan kepada Ananda-anandanya agar lebih bersemangat lagi dalam mengikuti kegiatan Pramuka,ilmu yang di dapat dalam masa Siaga menjadi modal awal untuk meraih masa depan.Satu persatu anggota Siaga berpamitan dengan teman-teman mereka di Siaga dan diantarkan Ibunda Komariayah Agustina ke pasukan penggalang yang diterima langsung oleh Pembina Penggalang Kakak Satrini Utami,S.Pd dan Kakak Fuad Hasan,A.Ma.Dalam penyambutan tersebut kakak Satrini Utami menyatakan bersedia menerima Ananda-ananda masuk ke pasukan Penggalang bila mereka sudah melewati aral rintang yang sudah dipersiapkan.Sesuai dengan permintaaan kakak Pembina Penggalang maka Pembina siaga dan Pendamping Pembina Siaga membimbing anandanya untuk melewati aral rintang yang sudah ditetapakan oleh Pembina Penggalang.Petualangan dimulai dengan membagi Siaga kedalam beberapa Barung untuk melaksanakan Hiking.Dalam perjalan Hiking tersebut Ananda-ananda melalui 3 Pos,di pos pertama Ananda-ananda diberikan tantangan untuk menampilkan yel-yel.Menuju ke pos 2 tantangan mulai terasa berat karena melalui hutan belukar dan jalan menanjak.Dengan semangat yang tinggi semua peserta bisa sampai di pos 2 dan di pos ini Ananda-ananda diberikan informasi oleh Pembina Penggalang bahwa di depan ada musuh yang mengintai untuk menggagalkan perjalanan agar Ananda-ananda tidak sampai ke pos 3 dan gagal dilantik jadi Penggalang.Untuk menyelamatkan Ananda-anandanya dari musuh maka Pembina dan Pendamping Pembina Siaga mengatur strategi dengan melakukan penyamaran sehingga semua barung berhasil sampai di pos 3.Saat sampai gerbang  pos 3 ternyata semua Pembina dan Pendamping Pembina Penggalang sudah berada di gerbang pos 3 yang ditutup dengan portal dan melarang Siaga masuk.Ketegangan dimulai.Pembina Siaga merasa di-Prank dengan Pembina Penggalang karena Siaga harus melewati rintangan yang begitu berat.Ketegangan tambah memuncak Ketika Pembina Penggalang mengatakan bahwa Siaga bisa memasuki Puncak Butuah View tempat pelantikan Penggalang dengan merangkak di tanah berlumpur.Dengan penuh kesabaran akhirnya Pembina Siaga membimbing Ananda-anandanya merangkak ditanah berlumpur untuk menuju pos 3.Satu persatu Siaga bisa melewati aral rintang merangkak di tanah berlumpur hingga bisa sampai di pos 3.Rasa Lelah Siaga setelah menempuh perjalanan 3 km dengan aral rintang yang berat langsung hilang seketika begitu sampai di pos 3 yang merupakan Puncak Butuah View dengan pemandangan yang begitu menakjubkan dengan satu sisi menghadap ke Teluk lampung dengan pesona hilir mudik kapal besar dan kapal nelayan.Di sisi lain dengan pemandangan Kota Panjang membentang dengan segala hiruk pikuknya dan sisi sebelahnya dengan pemandangan hijaunya pegunungan yang berdiri dengan gagahnya segagah Siaga yang sebentar lagi akan dilantik jadi Penggalang. Setelah beristirahat sebentar prosesi perpindahan Siaga ke penggalang dimulai.Pembina Siaga secara langsung menyerahkan Ananda-anandanya ke Pembina Penggalang untuk dilantik menjadi Penggalang.Pembina penggalang langsung menyambut dengan hangat anggota baru penggalang dengan  menyanyikan lagu Selamat datang adik selamat adik selamat datang jadi Pengggalang.Di iringi hembusan Sindung yang berbisik pada pepohonan disambut hangat oleh dedauan nan hijau Peresmian bergabungnya anggota baru penggalang ditandai dengan melepas atribut Siaga dan pemasangan atribut Pengggalang oleh kamabigus SDN 4 Way Laga kakak Khotmir,S.Pd serta pengucapan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka oleh Penggalang. Dalam sambutannya Kamabigus SDN 4 Way Laga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pembina dan Pendamping Pembina SDN 4 Way Laga yang sudah bersusah payah memberikan Pendidikan kepramukaan kepada semua murid SDN 4 Way Laga.Lebih lanjut beliau berpesan agar semua sivitas akademika SDN 4 Way Laga mengamalkan Trisatya dan Dasa darma untuk mewujutkan SDN 4 Way Laga BUTUAH._(UK)

Baca Selengkapnya
Anak-anak Kelas 6A Memukau di Pentas Seni Jumat Kreasi SDN 4 Way Laga
19 September 2025

BUTUAH NEWS - Kelas 6A SDN 4 Way Laga kembali berhasil memukau dalam Pentas Seni Jumat Kreasi, dengan menampilkan rangkaian pertunjukan kreatif yang penuh semangat dan keceriaan.Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Priska Audi serta saritilawah oleh Lita Azahra. Dilanjutkan dengan dongeng boneka tangan berjudul “Tidak Malas Makan”oleh Zalika Putri, pantomim oleh Dafa Al Hafidz dan M. Fahir, hingga dance semaphore oleh Diah Aurin, Falencia, Zalfa, Tri Ani, Lisya, Intan, Jelita, dan Adeva.Selanjutnya, Naswa Habibah membacakan puisi, disusul tarian kreasi Papua oleh Priska, Revi, Zalika, Viola, Vika, Dwi, dan Lita. Suasana semakin meriah dengan penampilan Masha yang menyanyikan lagu “Ayah”dari grup Seventeen. Sebagai penutup, Priska, Revi, Zalika, dan Dwi mempersembahkan tari Tabola Bale yang sedang populer. Seluruh penampilan menunjukkan kepercayaan diri dan bakat luar biasa dari para siswa.Persiapan menuju pentas juga tak kalah menarik. Selama seminggu, anak-anak berlatih dengan tekun, bahkan membuat properti serta kostum sendiri. Wali murid turut membantu dengan penuh semangat, mulai dari menyiapkan perlengkapan hingga mendukung jalannya latihan. Kerja sama antara siswa, guru, dan orang tua ini membuat suasana persiapan semakin hangat dan menyenangkan.Pada hari pelaksanaan, antusiasme wali murid sangat terasa. Tepuk tangan dan sorakan riuh mengiringi setiap penampilan, menambah semangat anak-anak di atas panggung. Dari gerakan tari yang kompak hingga ekspresi pantomim yang menghibur, semua penampilan sukses mencuri perhatian.Pentas Seni Jumat Kreasi bukan hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana membangun kreativitas, melatih kepercayaan diri, serta mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan orang tua. Keceriaan anak-anak dan dukungan seluruh warga sekolah menjadikan acara ini sebuah momen indah yang tak terlupakan.

Baca Selengkapnya